Kebutuhan
akan air bersih
Air merupakan
kebutuhan super primer dalam kehidupan manusia. Praktis manusia dan makhluk
hidup yang lain tidak bisa lepas dari air, baik untuk minum, mencuci, mandi,
irigasi, kebutuhan industri dan masih banyak kegunaan air bagi manusia. Air
yang dikonsumsi manusia kebanyakan diperoleh dari air permukaan dan air tanah
(groundwater). Karena aktivitas manusia yang begitu pesat, tidak bisa dihindari
adanya limbah yang menyertainya. Kadangkala limbah ini dibuang begitu saja
sehingga menyebabkan kerusakan lingkungan.
Saat ini
seringkali terjadi krisis air bersih di beberapa tempat. Semakin bertambahnya
jumlah penduduk bumi mengakibatkan semakin bertambah pula kebutuhan terhadap
air. Sementara keberadaan air bersih saat ini sudah mulai menyusut dan sangat
dihawatirkan akan mengalami kepunahan. Banyak hal yang dapat menyebabkan krisis
air bersih, selain akibat bencana alam kerusakan juga terjadi akibat ulah
tangan manusia itu sendiri.
perlindungan
terhadap hak mendapatakan air bersih
Besarnya
kebutuhan manusia terhadap air, dan besarnya keuntungan yang bisa diperoleh
dari bisnis air, memicu beberapa pihak untuk mengkomersilkan air bersih dan
muncullah perusahaan-perusahaan raksasa yang menguasai air bersih. Sehingga mau
tidak mau masyarakat akan membayar berapapun untuk mendapatkan air bersih. Oleh
karena itu perlu adanya perlindungan terhadap hak-hak rakyat. Dan sudah jelas
dalam UUD 1945 mengamanatkan bahwa air dikelola oleh Negara dan dipergunakaan
dengan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan rakyat. Sehingga hak rakyat untuk
mendapatkan air bersih dapat terpenuhi.
Selain
permasalahan hegemoni dan komersialisasi air bersih, permasalahan yang lain
yaitu sulit mendapatkan air bersih karena air permukaan yang ada sudah banyak
mengalami pencemaran dari limbah industri dan sampah rumah tangga. sehingga air
diambil dari air tanah (ground water) yang jumlahnya hanya sedikit. Lambat laun
air bersih diambil dari air laut, yang tentunya dibutuhkan teknologi yang bagus
untuk mendapatkannya.
Pelaksanaan
proyek
Proyek ini saya
namakan “panen air segar; penelitian dan pengabdian” yang didasari dari rasa
ingin tahu dan ingin mengembangkan potensi sumber daya alam lokal Lombok. Oleh
karena itu saya akan melakukan penelitian tesis untuk menyelsaikan kuliah saya
di prodi s2 ilmu kimia FMIPA UGM dan sekaligus ingin mengambil peran dalam
menyelesaikan permasalahan bangsa. Harapan saya hasil penelitian yang saya
lakukan bisa diaplikasikan bagi masyarakat. Adapaun tema penelitian yang akan
saya lakukan yaitu “ Desalinasi Air Laut Menggunakan Membran Keramik Berbasis
Lempung Alam Desa Sekotong”. Dalam penelitian ini ada dua hal yang ingin saya lakukan
yaitu, pertama, mempelajari lempung alam desa Sekotong, Lombok Barat baik itu
dari sisi fisika dan kimia yang menyangkut kekutan mekanik dan komposisi kimia
lempung alam desa Sekotong. Sehingga dapat memberikan tambahan informasi
geokimia lempung di NTB. Kedua, ingin mempelajarai kemampuan filter keramik
dari lempung alam desa Sekotong dalam desalinasi air laut. Sehingga ada nilai
tambah dari lempung desa Sekotong, tidak hanya dimanfaatkan sebagai tanah urug
dan untuk membuat gerabah saja.
Penelitian akan
saya lakukan dilapang yaitu pengambilan lempung di desa Sekotong dan pembuatan
membran keramik di laboratorium. Kemudian hasil penelitian akan saya
aplikasikan disalah satu daerah pesisir Lombok Selatan. Berikut rancangan alat
penyaringan air:

Tidak ada komentar:
Posting Komentar